Monday, January 13, 2014

Kepemimpinan

Definisi Kepemimpinan
Kepemimpinan atau leadership merupakan ilmu terapan dari ilmu-ilmu social, sebab prinsip-prinsip dan rumusannya diharapkan dapat mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan manusia. Ada banyak pengertian yang dikemukakan oleh para pakar menurut sudut pandang masing-masing, definisi-definisi tersebut menunjukkan adanya beberapa kesamaan.
Pengertian Kepemimpinan Menurut Para ahli
Menurut Tead; Terry; Hoyt (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.
Menurut Young (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.
Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kepemimpnan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok, kemampuan mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok, memiliki kemampuan atau keahlian khusus dalam bidang yang diinginkan oleh kelompoknya, untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok
 Tipe-tipe kepemimpinan
1. Tipe Kepemimpinan Kharismatis
Tipe kepemimpinan karismatis memiliki kekuatan energi, daya tarik dan pembawaan yang luar biasa untuk mempengaruhi orang lain, sehingga ia mempunyai pengikut yang sangat besar jumlahnya dan pengawal-pengawal yang bisa dipercaya. Kepemimpinan kharismatik dianggap memiliki kekuatan ghaib (supernatural power) dan kemampuan-kemampuan yang superhuman, yang diperolehnya sebagai karunia Yang Maha Kuasa. Kepemimpinan yang kharismatik memiliki inspirasi, keberanian, dan berkeyakinan teguh pada pendirian sendiri. Totalitas kepemimpinan kharismatik memancarkan pengaruh dan daya tarik yang amat besar.


2. Tipe Kepemimpinan Paternalistis/Maternalistik
Kepemimpinan paternalistik lebih diidentikkan dengan kepemimpinan yang kebapakan dengan sifat-sifat sebagai berikut: (1) mereka menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak/belum dewasa, atau anak sendiri yang perlu dikembangkan, (2) mereka bersikap terlalu melindungi, (3) mereka jarang memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengambil keputusan sendiri, (4) mereka hampir tidak pernah memberikan kesempatan kepada bawahan untuk berinisiatif, (5) mereka memberikan atau hampir tidak pernah memberikan kesempatan pada pengikut atau bawahan untuk mengembangkan imajinasi dan daya kreativitas mereka sendiri, (6) selalu bersikap maha tahu dan maha benar.
Sedangkan tipe kepemimpinan maternalistik tidak jauh beda dengan tipe kepemimpinan paternalistik, yang membedakan adalah dalam kepemimpinan maternalistik terdapat sikap over-protective atau terlalu melindungi yang sangat menonjol disertai kasih sayang yang berlebih lebihan.
3. Tipe Kepemimpinan Militeristik
Tipe kepemimpinan militeristik ini sangat mirip dengan tipe kepemimpinan otoriter. Adapun sifat-sifat dari tipe kepemimpinan militeristik adalah: (1) lebih banyak menggunakan sistem perintah/komando, keras dan sangat otoriter, kaku dan seringkali kurang bijaksana, (2) menghendaki kepatuhan mutlak dari bawahan, (3) sangat menyenangi formalitas, upacara-upacara ritual dan tanda-tanda kebesaran yang berlebihan, (4) menuntut adanya disiplin yang keras dan kaku dari bawahannya, (5) tidak menghendaki saran, usul, sugesti, dan kritikan-kritikan dari bawahannya, (6) komunikasi hanya berlangsung searah.
4. Tipe Kepemimpinan Otokratis (Outhoritative, Dominator)
Kepemimpinan otokratis memiliki ciri-ciri antara lain: (1) mendasarkan diri pada kekuasaan dan paksaan mutlak yang harus dipatuhi, (2) pemimpinnya selalu berperan sebagai pemain tunggal, (3) berambisi untuk merajai situasi, (4) setiap perintah dan kebijakan selalu ditetapkan sendiri, (5) bawahan tidak pernah diberi informasi yang mendetail tentang rencana dan tindakan yang akan dilakukan, (6) semua pujian dan kritik terhadap segenap anak buah diberikan atas pertimbangan pribadi, (7) adanya sikap eksklusivisme, (8) selalu ingin berkuasa secara absolut, (9) sikap dan prinsipnya sangat konservatif, kuno, ketat dan kaku, (10) pemimpin ini akan bersikap baik pada bawahan apabila mereka patuh.
5. Tipe Kepemimpinan Laissez Faire
Pada tipe kepemimpinan ini praktis pemimpin tidak memimpin, dia membiarkan kelompoknya dan setiap orang berbuat semaunya sendiri. Pemimpin tidak berpartisipasi sedikit pun dalam kegiatan kelompoknya. Semua pekerjaan dan tanggung jawab harus dilakukan oleh bawahannya sendiri. Pemimpin hanya berfungsi sebagai simbol, tidak memiliki keterampilan teknis, tidak mempunyai wibawa, tidak bisa mengontrol anak buah, tidak mampu melaksanakan koordinasi kerja, tidak mampu menciptakan suasana kerja yang kooperatif. Kedudukan sebagai pemimpin biasanya diperoleh dengan cara penyogokan, suapan atau karena sistem nepotisme. Oleh karena itu organisasi yang dipimpinnya biasanya morat marit dan kacau balau.
6. Tipe Kepemimpinan Populistis
Kepemimpinan populis berpegang teguh pada nilai-nilai masyarakat yang tradisonal, tidak mempercayai dukungan kekuatan serta bantuan hutang luar negeri. Kepemimpinan jenis ini mengutamakan penghidupan kembali sikap nasionalisme.
7. Tipe Kepemimpinan Administratif/Eksekutif
Kepemimpinan tipe administratif ialah kepemimpinan yang mampu menyelenggarakan tugas-tugas administrasi secara efektif. Pemimpinnya biasanya terdiri dari teknokrat-teknokrat dan administratur-administratur yang mampu menggerakkan dinamika modernisasi dan pembangunan. Oleh karena itu dapat tercipta sistem administrasi dan birokrasi yang efisien dalam pemerintahan. Pada tipe kepemimpinan ini diharapkan adanya perkembangan teknis yaitu teknologi, indutri, manajemen modern dan perkembangan sosial ditengah masyarakat.
8. Tipe Kepemimpinan Demokratis
Kepemimpinan demokratis berorientasi pada manusia dan memberikan bimbingan yang efisien kepada para pengikutnya. Terdapat koordinasi pekerjaan pada semua bawahan, dengan penekanan pada rasa tanggung jawab internal (pada diri sendiri) dan kerjasama yang baik. kekuatan kepemimpinan demokratis tidak terletak pada pemimpinnya akan tetapi terletak pada partisipasi aktif dari setiap warga kelompok.
Kepemimpinan demokratis menghargai potensi setiap individu, mau mendengarkan nasehat dan sugesti bawahan. Bersedia mengakui keahlian para spesialis dengan bidangnya masing-masing. Mampu memanfaatkan kapasitas setiap anggota seefektif mungkin pada saat-saat dan kondisi yang tepat.

Teori-teori Kepemimpinan

1. Teori Sifat

Teori ini bertolak dari dasar pemikiran bahwa keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat-sifat, perangai atau ciri-ciri yang dimiliki pemimpin itu. Atas dasar pemikiran tersebut timbul anggapan  bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang berhasil, sangat ditentukan oleh kemampuan pribadi pemimpin. Dan kemampuan pribadi yang dimaksud adalah kualitas seseorang dengan berbagai sifat, perangai atau ciri-ciri di dalamnya. Ciri-ciri ideal yang perlu dimiliki pemimpin menurut Sondang P Siagian (1994:75-76) adalah:
- pengetahuan umum yang luas, daya ingat yang kuat, rasionalitas, obyektivitas, pragmatisme, fleksibilitas, adaptabilitas, orientasi masa depan;
- sifat inkuisitif, rasa tepat waktu, rasa kohesi yang tinggi, naluri relevansi, keteladanan, ketegasan, keberanian, sikap yang antisipatif, kesediaan menjadi pendengar yang baik, kapasitas integratif;
- kemampuan untuk bertumbuh dan berkembang, analitik, menentukan skala prioritas, membedakan yang urgen dan yang penting, keterampilan mendidik, dan berkomunikasi secara efektif.  
Walaupun teori sifat memiliki berbagai kelemahan (antara lain : terlalu bersifat deskriptif, tidak selalu ada relevansi antara sifat yang dianggap unggul dengan efektivitas kepemimpinan) dan dianggap sebagai teori yang sudah kuno, namun apabila kita renungkan nilai-nilai moral dan akhlak yang terkandung didalamnya mengenai berbagai rumusan sifat, ciri atau perangai pemimpin; justru sangat diperlukan oleh kepemimpinan yang menerapkan prinsip keteladanan.

2.    Teori Perilaku
Dasar pemikiran teori ini adalah kepemimpinan merupakan perilaku seorang individu ketika melakukan kegiatan pengarahan suatu kelompok ke arah pencapaian tujuan. Dalam hal ini, pemimpin mempunyai deskripsi perilaku:
a.  konsiderasi dan struktur inisiasi
Perilaku seorang pemimpin yang cenderung mementingkan bawahan memiliki ciri  ramah tamah,mau berkonsultasi, mendukung, membela, mendengarkan, menerima usul dan memikirkan kesejahteraan bawahan serta memperlakukannya setingkat dirinya. Di samping itu terdapat pula kecenderungan perilaku pemimpin yang lebih mementingkan tugas organisasi.
b.  berorientasi kepada bawahan dan produksi
perilaku pemimpin yang berorientasi kepada bawahan ditandai oleh penekanan pada hubungan atasan-bawahan, perhatian pribadi pemimpin pada pemuasan kebutuhan bawahan serta menerima perbedaan kepribadian, kemampuan dan perilaku bawahan. Sedangkan perilaku pemimpin yang berorientasi pada produksi memiliki kecenderungan penekanan pada segi teknis pekerjaan, pengutamaan penyelenggaraan dan penyelesaian tugas serta pencapaian tujuan.
Pada sisi lain, perilaku pemimpin menurut model leadership continuum pada dasarnya ada dua yaitu berorientasi kepada pemimpin dan bawahan. Sedangkan berdasarkan model grafik kepemimpinan, perilaku setiap pemimpin dapat diukur melalui dua dimensi yaitu perhatiannya terhadap hasil/tugas dan terhadap bawahan/hubungan kerja.
Kecenderungan perilaku pemimpin pada hakikatnya tidak dapat dilepaskan dari masalah fungsi dan gaya kepemimpinan (JAF.Stoner, 1978:442-443)
3.    Teori Situasional
Keberhasilan seorang pemimpin menurut teori situasional ditentukan oleh ciri kepemimpinan dengan perilaku tertentu yang disesuaikan dengan tuntutan situasi kepemimpinan dan situasi organisasional yang dihadapi dengan memperhitungkan faktor waktu dan ruang. Faktor situasional yang berpengaruh terhadap gaya kepemimpinan tertentu menurut Sondang P. Siagian (1994:129) adalah
* Jenis pekerjaan dan kompleksitas tugas;
* Bentuk dan sifat teknologi yang digunakan;
* Persepsi, sikap dan gaya kepemimpinan;
* Norma yang dianut kelompok;
* Rentang kendali;
* Ancaman dari luar organisasi;
* Tingkat stress;
* Iklim yang terdapat dalam organisasi.
Efektivitas kepemimpinan seseorang ditentukan oleh kemampuan "membaca" situasi yang dihadapi dan menyesuaikan gaya kepemimpinannya agar cocok dengan dan mampu memenuhi tuntutan situasi tersebut. Penyesuaian gaya kepemimpinan dimaksud adalah kemampuan menentukan ciri kepemimpinan dan perilaku tertentu karena tuntutan situasi tertentu. Sehubungan dengan hal tersebut berkembanglah model-model kepemimpinan berikut:
a.    Model kontinuum Otokratik-Demokratik
Gaya dan perilaku  kepemimpinan tertentu selain berhubungan dengan situasi dan kondisi yang dihadapi, juga berkaitan dengan fungsi kepemimpinan tertentu yang harus diselenggarakan. Contoh: dalam hal pengambilan keputusan, pemimpin bergaya otokratik akan mengambil keputusan sendiri, ciri kepemimpinan yang menonjol  ketegasan disertai perilaku yang berorientasi pada penyelesaian tugas.Sedangkan pemimpin bergaya demokratik akan mengajak bawahannya untuk berpartisipasi. Ciri kepemimpinan yang menonjol di sini adalah menjadi pendengar yang baik disertai  perilaku memberikan perhatian pada kepentingan dan kebutuhan bawahan. 
b.  Model " Interaksi Atasan-Bawahan" :
Menurut model ini, efektivitas kepemimpinan seseorang tergantung pada interaksi yang terjadi antara pemimpin dan bawahannya dan sejauhmana interaksi tersebut mempengaruhi perilaku pemimpin yang bersangkutan.
Seorang  akan menjadi pemimpin yang efektif, apabila:
* Hubungan atasan dan bawahan dikategorikan baik;
* Tugas yang harus dikerjakan bawahan disusun pada tingkat struktur yang tinggi;
* Posisi kewenangan pemimpin tergolong kuat.

c.  Model Situasional
Model ini menekankan bahwa efektivitas kepemimpinan seseorang tergantung pada pemilihan gaya kepemimpinan yang tepat untuk menghadapi situasi tertentu dan tingkat kematangan jiwa bawahan. Dimensi kepemimpinan yang digunakan dalam model ini adalah perilaku pemimpin yang berkaitan dengan tugas kepemimpinannya dan hubungan atasan-bawahan. Berdasarkan dimensi tersebut, gaya kepemimpinan yang dapat digunakan adalah
* Memberitahukan;
* Menjual;
* Mengajak bawahan berperan serta;
* Melakukan pendelegasian.

d.  Model " Jalan- Tujuan "
Seorang pemimpin yang efektif menurut model ini adalah pemimpin yang mampu menunjukkan jalan yang dapat ditempuh bawahan. Salah satu mekanisme untuk mewujudkan hal tersebut yaitu kejelasan tugas yang harus dilakukan bawahan dan perhatian pemimpin kepada kepentingan dan kebutuhan bawahannya. Perilaku pemimpin berkaitan dengan hal tersebut   harus merupakan faktor motivasional bagi bawahannya.
e.  Model "Pimpinan-Peran serta Bawahan" :
Perhatian utama model ini adalah perilaku pemimpin dikaitkan dengan proses pengambilan keputusan. Perilaku pemimpin perlu disesuaikan dengan struktur tugas yang harus diselesaikan oleh bawahannya.
Salah satu syarat penting untuk paradigma tersebut adalah adanya serangkaian ketentuan yang harus ditaati oleh bawahan dalam menentukan bentuk dan tingkat peran serta bawahan dalam pengambilan keputusan. Bentuk dan tingkat peran serta bawahan tersebut "didiktekan" oleh situasi yang dihadapi dan masalah yang ingin dipecahkan melalui proses pengambilan keputusan.

Kasus : Rumah Sakit Kolombo

Dalam kasus rumah sakit kolombo telah terjadi suatu konflik antara individu dengan individu. Yakni antara bapak Rinto Panggabean sebagai supervisor ruang operasi rumah sakit kolombo dengan Dr. Hastomo sebagai kepala ruang operasi rumah sakit kolombo. Masalah ini dibertitahukan kepada bapak Subaki yang menjabat sebagai direktur utama rumah sakit kolombo oleh Dr. Hastomo.

Masalah terjadi ketika  bapak rinto membuat skedul serangkaian kegiatan operasi rumah sakit seseuai dengan kebijaksanaan yang dia percaya telah gariskan oleh administrator rumah sakit. tetapi parah ahli bedah rumah sakit mengeluh  bahwa skedul pelaksanaan operasi sering tidak memungkinkan mereka mempunyai cukup waktu untuk melakukan prosedur pembedahan dengan cara yang mereka pikir perlu lakukan. Terlebih lagi ahli bedah mengeluh akan sikap rinto yang pilih kasih dalam schedullingnya yang mengizinkan beberapa dokter meggunakan lebih lama ruang operasi aripada yang lain. 

Situasi menjadi memanas ketika Dr. Hastomo memecat Rinto.  Rinto kemudian mengajukan banding kepada administrator rumah sakit. lalu administartor rumah sakit memberitahu  Dr. Hastomo bahwa pemecatan adalah hak administartif. tetapi Dr. Hastomo bersikeras bahwa dia mempunyai wewenang terhadap segala masalah yang mempengaruhi praktik medis.

Ketika pertemuan Subaki dan Asmuni mulai, asmuni menjelaskan kepada subaki wewenang dari administator berdasarkan pendapatnya, selama medengarkan Subaki menempatkan diri menjadi Dr. Hastomo yang berpendapat bahwa asmuni hanya mempunyai wewenang masalah administratif bukan masalah medis, dan meminta penjelasan  garis garis wewenang  dari rumah sakit kolombo kepada bapak subaki.


Pertanyaan Kasus :

1.  Mengapa saudara berpendapat bahwa konflik telah berkembang di rumah sakit kolombo?

2. Apakah penetapan garis-garus wewenang secara jelas akan memecahkan semua masalah-masalah yang digambarkan dalam kasus? Mengapa atau mengapa tidak?

3. Apa yang harus dilakukan Bapak Subaki?

Jawaban :  

1. Karena menurut saya konflik di rumah sakit kolombo terjadi karena seseorang harus memenuhi harapan beberapa orang yang melibatkan kegiatan operasi yang ada dirumah sakit. yakni adanya perbedaan pendapat antara bapak rinto sebagai supervisor ruang operasi dengan Dr. Hastomo sebagai kepala operasi , dan ketidaktahuan  dari masing - masing individu dengan garis wewenang yang dimilikinya.
 Menurut saya kasus dalam rumah sakit kolombo termasuk dalam konflik Karena kasus dan termasuk dalam konflik intersender conflict karena konflik tersebut terjadi karena seseorang harus memenuhi harapan beberapa orang yang ada melibatkan kegiatan operasi yang ada dirumah sakit, perbedaan pendapat antara Rinto Panggabean (Supervisor ruang operasi) dengan dr.Hastomo dokter bedah di rumah sakit  tersebut, tentang pemakaian ruang operasi. - See more at: http://ekolaksono47.blogspot.com/2013/12/kasus-rumah-sakit-kolombo.html#sthash.jeYH1vRY.dpuf

2. Penetapan garis-garis wewenang bisa memecahkan masalah karna dengan adanya hak/wewenang yang di pegang seseorang tidak bisa melakukan sesuatu dengan sesuka hatinya Tapi penetapan itu harus dilakukan secara jelas dan ada bukti tertulis yang autentik. Dalam kasus rumah sakit kolombo, rinto sebagai supervisor tidak bias menentukan jadwal operasi yang dia anggap benar dari administrator rumah sakit, harus ada rapat dengan kepala bagian operasi yaitu dr.hastomo, serta persetujuan dari bapak subaki selaku direktur rumah sakit kolombo.

3. Melakukan pertemuan dengan orang-orang yang terlibat dengan konflik tersebut untuk mengambil jalan tengah yang tidak merugikan kedua belah pihak serta menempatka dirinya sebagai pihak ketiga. Selanjutnya Bapak subaki menetapkan garis-garis wewenang pada pihak yang terlibat dengan jelas

        


Wednesday, December 4, 2013

Siap-siap, Pantau Piala Dunia dari Android dan iOS

http://mediasepakbola.co/wp-content/uploads/2013/10/Piala-Dunia-2014-Brazil.jpg 
Menjelang momentum Piala Dunia 2014 yang digelar di Brasil, Fédération Internationale de Football Association (FIFA) meluncurkan aplikasi resmi untuk memantau hasil pertandingan sepak bola yang tersedia untuk perangkat berbasis Android dan iOS.

Aplikasi tersebut diberi nama FIFA, yang bisa diunduh gratis di toko aplikasi Google Play Store dan Apple App Store. FIFA merupakan organisasi yang mengatur olahraga sepak bola internasional.

Menariknya, aplikasi ini akan menyediakan layanan video streaming pertandingan Piala Dunia 2014. Di dalamnya juga terdapat jadwal pertandingan, profil tim, dan panduan tempat menarik di Brasil.

Aplikasi ini tidak hanya dirancang untuk momentum Piala Dunia 2014 saja, tetapi juga untuk seluruh kompetisi dan 197 liga sepak bola di seluruh dunia yang berada di bawah naungan FIFA. Di dalamnya terdapat informasi skor pertandingan, klasemen, statistik, foto dan video, hingga berita.

Tuesday, December 3, 2013

Line Messenger. Aplikasi Chatting Populer Masa kini

http://www.cubrid.org/files/attach/images/220547/690/355/line_app_android.jpeg


Aplikasi instant messaging (IM) bernama Line, kini sedang naik daun. Aplikasi yang dirilis pada Juni 2011 ini telah diunduh setidaknya 20 juta kali dengan pengguna lebih dari 30 juta.

Sama seperti WhatsApp, Line menggunakan sistem nomor telepon seluler penggunanya untuk saling berhubungan. Line saat ini tersedia untuk iOS dan Android , dan bisa diunduh secara gratis di App Store dan Google Play.

Jika dibandingkan dengan aplikasi populer WhatsApp, Line memang memiliki beberapa keunggulan.

Pertama, Line memberikan layanan free call. Ini adalah layanan telepon tanpa menggunakan pulsa, melainkan dengan koneksi data internet. Line akan menghubungkan panggilan ke server mereka.

Kedua, grup yang dibentuk dalam aplikasi Line bisa menampung 100 anggota. Sementara WhatsApp maksimal hanya 11 orang.

Yang membuat Line berbeda dari aplikasi IM lainnya  adalah emoticon yang bervariasi.

Ada Emoticon yang menggambarkan kepala dengan bermacam ekspresi, lalu Emoticons berupa susunan karakter teks yang juga membentuk ekspresi, serta ada Stickers. Nah, Stickers inilah yang cukup unik untuk Line, karena gambar ikonnya lucu-lucu, berukuran besar dan lebih ekspresif.
http://www.blogcdn.com/www.engadget.com/media/2012/03/line-screenshots.jpg
Gambar emoticon pada Line

Selain itu, Line juga menyediakan layanan untuk memblokir seorang teman yang ada di kontak.

Naver, perusahaan asal Jepang yang mengembangkan aplikasi ini, melengkapi Line dengan beberapa aplikasi tambahan, yakni Line Camera dan Line Card untuk kartu ucapan. Keduanya sudah tersedia untuk iOS dan Android.

Pada awal April 2012, Naver memperluas penggunaan Line ke perangkat komputer. Line kini sudah tersedia untuk  Mac dan Windows.

Kaskus / Indowebster . Mudahan mana?


Kaskus dan Indowebster (idws) adalah dua komunitas internet paling besar di Indonesia. Saya sih nggak tau banyak soal sejarah muculnya dua komunitas ini dan siapa aja foundernya. But for me, those people were awesome.  I dare to say, merekalah yang jadi booster anak muda negeri ini jadi melek internet dan teknologi.

Banyak perdebatan tentang manakah yang lebih bagus diantara keduanya. Saya pribadi user di keduanya dan mungkin post ini akan jadi pencerahan buat yang masih bingung. As for me, I find idws more fitting for my needs. Sebelum punya id di idws saya jadi user kaskus dulu untuk beberapa lama, dan sebagai nubie saya kebingungan atau mungkin otaknya belum nyampe untuk foruman hahaha. Saya bingung mencari link download dan kesulitan dengan tidak adanya server lokal yang provide files yang saya inginkan (pada saat itu, akhir 2009). Saya akhirnya nemu file itu di web idws.
Di web idws saya sering terganjal dengan files-files berpassword dan akhirnya memutuskan untuk mencoba join di forum. Sebagai nubie, i find idws lebih memudahkan dengan sistem index forum yang sudah terpisah-pisah dan spesifik. Misalnya forum Movies dan TV series dipecah lagi jadi Movie atau TV series dan dipecah lagi jadi Movie/TV series Asian/West. Pokoknya jadi lebih gampang dan ribet harus ngubek2 thread. Ini yang enggak saya dapet di kaskus saat itu. Maka sejak itu, saya jadi lebih aktif di idws daripada kaskus.



Sebagai nubie di idws, saya sih sukurnya nggak pernah kena bata tapi pernah di PM atau dikasi warning sama TS, Momod karena post yang sekarang di idws masuknya kategori junk. Satu hal yang bikin saya betah di idws dan memang jadi main reason saya beralih dari kaskus adalah kerapian thread. Indexing thread yang detail dan konten thread yang minim junk itu jadi poin paling waw. Mengitkuti thread di idws ga capek, karena post yang ada di thread memang informatif dan minim junk. Saya paling males kalo harus udah rollback atau baca-baca thread yang panjang tapi isinya kebanyakan junk dan one-liner. Tapi bukan berarti di idws nggak bisa nge-junk, ada kok lapak-nya macam lounge atau SF pojok komunitas, hanya saja kalo post disitu nggak akan masuk post count atau nantinya kena reset thread (thread terhapus termasuk post count sejumlah yang dipost di sana).
Saya nggak ninggalin kaskus sepenuhnya, masih suka main liat-liat FJB. Hal itu yang masih sepi di idws. Atau untuk baca-baca yang unik-unik. hanya kalo untuk file sharing dan ngobrol lebih banyak di idws. Kaskus memang lebih booming dan komunitasnya lebih banyak jadi pasti sering gathering. Saya di idws juga gitu kok, ada gathering sekalian file-sharing dan karena memang tidak sebesar kaskus jadinya kita lebih kenal satu sama lain. Beberapa malah kalo lagi ke luar kota suka jalan bareng sama regional sana. User idws nggak se-strict yang keliatan di forum kok.
Kalo saya simpulkan sih gini, secara garis besar sama aja. Dua-duanya punya punya komunitas, komunitas ini juga enggak jarang aktif di kegiatan sosial, misalnya penggalangan dana bantuan kalau ada bencana, sumbangan ke panti dsb. Terlepas dari idws punya server sendiri dan lebih enak untuk file sharing sementara kaskus dengan komunitasnya yang besar jadi lebih enak buat ngobrol basic perbedaannya adalah tipe usernya. User idws bisa dibilang hardcore file-sharing, suka download entah itu game, film, serial, software2 dsb dan obrolan mereka di forum ya seputar itu. berbagi informasi tentang apa yang mereka download, makanya konten threadnya jarang-jarang ada junk. berangkat dari situ, sepertinya para momod dan punggawa idws lebih mengarah idws sebagai forum diskusi dan file-sharing bukan komunitas.

sebagai pengalaman, junker idws biasanya memang nubie-nubie dan merekalah yang sering kena warning dan bata dari user lain. kenapa? FYI aja, di idws ada general rules posting dan user serta para punggawa stick to it like superglue. Dan cobalah posisikan diri sebagai rules maker atau rules watcher lalu ngeliat post-post junk, what would you do? tiap orang memang beda, tapi saya suka thread yang rapi, biar aja sepi asal kontennya berbobot daripada rame tapi isinya “ijin download gan, thanks gan, keren nih gan, ini film apa ya gan?”

FIFA memastikan teknologi garis gawang akan dipakai di Piala Dunia Antarklub & Piala Dunia 2013 Brazil

 




Puas dengan teknologi garis gawang yang dipakai di Piala Konfederasi 2013, FIFA memastikan lanjut bekerjasama dengan perusahaan penyedia sistem tersebut. Sistem itu kini akan digunakan di Piala Dunia Antarklub lalu di Piala Dunia 2014.

Setelah dinilai sukses di Piala Konfederasi lalu, FIFA mengonfirmasi bahwa perusahaan GoalControl GmbH akan menjadi penyedia resmi teknologi garis gawang pada Piala Dunia 2014. Sebelum gelaran pesta sepakbola dunia tersebut, teknologi dari GoalControl juga akan dipakai di Piala Dunia Antarklub di Maroko 11-21 pada Desember mendatang.

Perusahaan asal Jerman itu sebenarnya telah memenangi tender pada bulan April silam. Namun, kelanjutan kerjasama baru bisa dipastikan usai FIFA mengevaluasi performanya.

Keputusan FIFA ini diambil setelah melakukan evaluasi terhadap performa teknologi "GoalControl-4D" di Piala Konfederasi, di mana sistem tersebut sukses membaca seluruh 68 gol yang tercipta dengan benar, kendatipun tak ada insiden gol yang kontroversial.

Catatan ini diperkuat dengan pengakuan para ofisial pertandingan yang mengaku puas dengan kinerja teknologi tersebut.
Menyusul implementasi sukses dari teknologi garis gawang (GLT) dalam Piala Konfederasi 2013 di Brasil, FIFA dapat mengonfirmasi bahwa GoalControl GmbH akan menjadi penyedia GLT untuk Piala Dunia 2014 di Brasil.
Dalam sistem yang digunakan, GoalControl menggunakan 14 kamera berkecepatan tinggi yang dipasang di sekitar lapangan. Kamera ini akan terus merekam sepanjang pertandingan, mengantisipasi terjadinya gol. Sistem ini akan memberikan tanda secara otomatis ketika gol tercipta lewat getaran dan tanda visual di jam tangan ofisial, hanya dalam waktu satu detik.

Fakta Menarik Seputar Superman Is Dead

 Superman Is Dead atau biasa yang di panggil SID....  mungkin nama tersebut sudah tidak asing lagi untuk didenger oleh orang-orang Indonesia khususnya anak-anak muda Indonesia jaman sekarang. Saya sendiripun sangat suka dan gemar terhadap SID karena karya-karya dari mereka dan kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan. Superman Is Dead adalah Band Rock asal Bali yang dipersonili oleh 3 pemuda  yaitu Bobby kool (Gitaris + Vocalis), Eka Rock (Basist) dan Jerinx (Drummer). Superman Is Dead sendiri telah beridiri sekitar tahun akhir tahun 1995.

 Nama Superman Is Dead mulai populer saat mereka merilis album Kuta Rock City pada tahun 2003.Total mereka telah merilis 6 album dengan album terbarunya Sunset di tanah anarki november lalu. Fans Superman Is Dead disebut Outsiders (untuk pria) dan Lady Rose (untuk perempuan) dan Fans SID sudah sangat meluas se-Nusantara. Superman Is Dead memiliki Fans Facebook lebih dari 3.5 juta dan followers SID pada twitter adalah 213.368 mungkin SID ada Band Indonesia yang memiliki Followers terbanyak saat ini. 

SID pernah menembus Billboard Uncharted dengan menggandeng peringkat 23 dunia pada tahun 2011. SID adalah band Indonesia pertama kali yang berhasil menembus peringkat billboard dunia sebelumnya penyanyi solo keturunan Indonesia di Perancis yaitu Anggun  juga pernah menembus peringkat billboard dunia pada peringkat 22. Memang sangat mengharumkan nama Indonesia :) . setidaknya itu sedikit pendahuluan dari Superman Is Dead dan sekarang saya akan membahas Fakta-fakta unik Superman Is Dead yang seharusnya patut ditiru oleh Band-band dan artis Indonesia lainnya.


1. Badan bertato namun hati tidak bertato.













   

Mungkin jika mendengar nama Tatoo pikiran kalian membayangkan  tentang Kriminalisme dan Premanisme begitu pula saat kalian melihat personil - personil SID yang badannya penuh tatoo. Namun Tatoo dari SID tidaklah sebagai lambang Premanisme dan bukan sekedar tatoo biasa. Setiap Tatoo yang dimiliki Personil SID itu memiliki makna ! Walaupun mereka bertato tapi hati mereka tidaklah bertato mereka sangat cinta perbedaan, mereka cinta tanah air indonesia dan lain lain. keunikan superman is dead lainnya akan saya bahasa lagi di bawah.


2. Mencintai dan menghargai perbedaan

Ucapan Selamat Idul Fitri oleh personil SID

Ayo bangun dunia didalam perbedaan jika satu tetap kuat kita bersinar" lirik tersebuat adalah penggalan
lagu Kuat kita bersinar dari Superman Is Dead. Mungkin lagu tersebut sudah tidak asing bagi kalian. Jika kita renungi lagu tersebut banyak kata-kata dan lirik yang sangat merujuk atau mengajak kita bahwa pentingnya perbedaan. Personil Superman Is Dead adalah orang bali yang ber Agama Hindu Bali, namun semua personil mereka sangat menghargai perbedaan yang ada bahkan lirik dari lagu Kuat Kita bersinar juga ada yang mengatakan bahwa Perbedaan itu Indah. 

 
    

        

3. Rasa Sosialisme yang tinggi






SID memang sangat sering bahkan hampir tiap minggu melakukan kegiatan sosialisme yang sangat berarti ! Seperti misalnya bersih - bersih pantai, penggalangan dana untuk korban bencana dan lain-lain. Sungguh tidak bisa diduga band-band yang tidak begitu sering muncul di acara Televisi ini namun sangat sering melakukan kegiatan sosial, mereka juga turut menurunkan Outsider se- Indonesia (Penggemar SID) untukmelakukan kegiatan sosialisme ini.



 




4. Bersepeda itu lebih baik.

kegiatan bersepeda ria di monas jakarta pusat



Di jaman Globalisasi ini yang serba praktis dan modern justru Personil - personil SID mengajak untuk menggunakan sepeda sebagai kendaraan sehari - hari. Hal tersebut telah di buktikan oleh mereka khususnya di Kuta, Bali. mereka selalu menggunakan sepeda jika ingin berpegian dan mereka sudah mengajak para Outsiders se Indonesia untuk melakukan kegiatan bersepeda demi mengurangi Pemanasan Global #Respect SID.














Ayo Kurangi Pemanasan Global dengan bersepeda ria.......

5. Cintailah produk lokal
Produk Indonesia "Rumble" milik Personil SID (Jerinx) di gunakan oleh anak kecil di Jerman

"Kami sudah lelah dijajah oleh produk-produk luar, sekarang saatnya melakukan perubahan" seperti itu lah kata-kata yang pernah di lontarkan oleh salah satu personil Superman Is Dead. Mereka tidak hanya sekedar ngomong belaka saja mereka sudah membuktikan bahwa produk lokal itu lebih baik. Mereka membuat produk - produk lokal seperti baju topi dan lain lain. masing - masing personil memiliki brands masing- masing misalnya Jerinx (Drummer) memiliki brand/produk Rumble, Bobby (Gotaris + Vocal) memiliki brand/produk  Electrohell, dan Eka memiliki brand/produk Diamond Ride. Produk-produk/brands lokal mereka terbukti sangat laris dan memiliki banyak peminat di kalangan anak muda Indonesia bahkan Internasional. Produk - produk mereka terlihat saat mereka mengadakan konser dan dipakai oleh jutaan fans mereka se-Indonesia.

 
5. Rasa Nasionalisme yang tinggi

"Aku anak Indonesia" adalah lagu terbaru Superman Is Dead yang menggambarkan tentang orang yang sangat bangga menjadi anak Indonesia yang indah dan keanekaragaman suku dan bahasanya. Mereka juga sangat mendukung produk - produk dalam negeri seperti point No. 4 di atas. Selain lagu anak Indonesia lagu Hits nasionalisme SID yaitu Luka Indonesia, disana SID mengkritik kenapa di Indonesia ini masih banyak terjadi peperangan sesama saudara " Satu Nusa Satu Bangsa, Satu Nusa Saling Mangsa".


3 personil SID mengenakan Batik




6. Band yang sangat populer  namun jarang muncul di Televisi

Fans SID yang selalu meramaikan konser SID dimanapun dan kapanpun


Band Indonesia yang satu ini memang sangat terkenal di Indonesia bahkan di luar negeri. itu terlihat dari jumlah fans FB dan Followers facebook mereka yang sangat banyak ketimbang band band Indonesia yang lainnya. Band ini telah melakukan Tour ke beberapa Negara seperti Malaysia, USA, Australia dan selalu di penuhi oleh penggermarnya. Setiap konser Band SID di Seluruh Indonesia pasti akan di banjiri Lautan Hitam oleh Outsiders (Fans SID). Dimanapun SID berada Outsiders selalu ada. Namum uniknya band ini jarang masuk TV. Band SID telah membuktikan tanpa sering masuk TV band mereka bisa sukses dan jaya !